|
Jadwal Misa
Pekan Suci Paskah Paroki Stella Maris Pontianak
|
||||||
|
No
|
Hari
|
Tanggal
|
|
Waktu
|
Petugas
|
|
|
Persembahan
|
Kolekte/Pengatur Umat
|
|||||
|
1
|
Rabu Abu
|
13/2
|
|
06.30
|
Santa Monika
|
Santa Monika
|
|
|
|
|
|
18.00
|
WK(Kord. Lusinan)
|
WK
|
|
2
|
Sabtu Palma
|
23/3
|
|
18.00
|
ME (Kord.Regina
|
ME
|
|
3
|
Minggu Palma
|
24/3
|
I
|
07.00
|
WK (Kord.Tripina Awa)
|
WK
|
|
|
|
|
II
|
18.00
|
OMK(Kord.Aga & Ayong)
|
OMK
|
|
4
|
Kamis
|
28/3
|
I
|
17.00
|
Kring Gregorius dan Sergius
|
Santa Monika
|
|
|
Putih
|
|
|
|
(Koordinator Ibu Warjono)
|
|
|
|
|
|
II
|
19.00
|
Legio Maria (Kor.Ai Suan
|
Legio Maria
|
|
5
|
Jumat Agung
|
29/3
|
|
15.00
|
Ibu Partini (Koordinator )
|
Ibu Valeria Akiang, Ibu Rita Agus
|
|
|
|
|
|
|
|
Ibu Tripina Awa, Ibu Swarjono
|
|
|
|
|
|
|
|
Ibu Sundari, Ibu Serafin
|
|
6
|
Sabtu Suci
|
30/3
|
I
|
18.00
|
Kring St Petrus dan St Maria
|
Kring St Petrus dan St Maria
|
|
|
|
|
|
(Koordinator Ibu Valeria Akiang)
|
(Koordinator Ibu Valeria Akiang)
|
|
|
|
|
|
II
|
21.00
|
Kel Bp dan Ibu
Martinus Lai Chia
|
Kring Gregorius
|
|
|
|
|
|
|
( 4 orang)
|
(Koordinator Ibu Swarjono)
|
|
7
|
Minggu
|
31/3
|
I
|
06.30
|
Kel. Bp/Ibu Sarjoko
|
Kring .Yohanes Pemandi
|
|
|
Paska I
|
|
|
|
Kel. Bp/Ibu Bambang Hapsoro
|
(koordinator Tripina Awa)
|
|
|
|
|
|
|
( Koordinator Bp Bambang Hapsoro)
|
|
|
|
|
|
II
|
08.30
|
Bp/Ibu Darius Dola
|
Kring. Lukas ( 3 Pasangan)
|
|
|
|
|
|
|
Bp/Ibu Petrus Nggai
|
(Koordinator Sution)
|
|
|
|
|
|
|
( Kord.Petrus Nggai)
|
Kring. Markus (3pasang)
|
|
|
|
|
|
|
|
(Koordinator Sebi)
|
|
8
|
Senin
|
01/4
|
|
08.00
|
BIA
|
BIA
|
|
|
Paska II
|
|
|
|
(Koordinator Ibu Emilia Febrianti)
|
|
|
9
|
Selasa
|
02/4
|
|
08.00
|
Lansia
|
Lansia
|
|
|
Lansia
|
|
|
|
(Koordinator Bp/Ibu Sumaryati-Sukasbi)
|
|
Media komunikasi Dewan Pastoral Paroki Stella Maris Jalan Gusti Situt Mahmud No.100 Siantan, Pontianak Utara, Kalimantan Barat Telp.62-0561-883216/Email: parokisiantan@yahoo.com
Selasa, 19 Maret 2013
Jadwal Misa Pekan Suci Paskah Paroki Stella Maris Pontianak
Minggu, 17 Maret 2013
Re-charge DPP Stella Maris untuk Melayani
Gereja Katolik dibangun dan dikembangkan serta sangat tergantung oleh seberapa besar keterlibatan dan keaktifan Hirarki dan Awam dalam melayani Tuhan melalui sesama.
Semangat pelayanan tanpa pamrih ini harus terus menerus dipupuk agar tidak kendor di tengah terpaan godaan duniawai yang semakin hedonis,materialistis dan sekuler. Untuk itulah, setiap tahun para pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Stella Maris dan para pengurus kring, pengurus stasi, pengurus organisasi intern paroki (OMK, WKRI, ME) mengadakan retret.
Tahun ini retret. DPP Stella Maris sangat pas karena bertepatan dengan masa prapaskah,masa umat Katolik mawas diri. Retret. berlangsung tanggal 16-17 Maret 2013 dipandu langsung Pastor Paroki Stella Maris P.Jefri Adriaus Bogia MSC dengan jumlah peserta 48 orang. Wisma Samadi Padre Pio komplek retret Rivortoto, Sarikan Kec.Toho Kabupaten Pontianak dipilih sebagai tempat rekoleksi karena udaranya masih segar, tempatnya sepi, jauh dari kebisingan.
Dalam retret dengan gaya santai tapi bermakna dalam ini diisi dengan permenungan, sharing-sharing pengalaman, baik dalam diskusi kelompok maupun pleno dengan bermacam tema terkait dengan persoalan kehidupan sehari-hari yang dihadapi umat, pengurus kring/stasi dan pengurus dewan paroki.
Masalah yang banyak menjadi sorotan umat yang tidak mau aktif dalam kegiatan gereja,baik di kring maupun di paroki, pernikahan beda agama, umat pindah agama, umat yang tidak mau misa ke gereja, umat yang sekuler. "Masalah-masalah ini nyata dan menjadi tantangan bagi gereja. Saya percaya dengan kekuatan Roh Kudus kita semua dapat menghadapi dan menyelesaikan masalah apapun di gereja kita. Masalah-masalah itu hendaknya justru menjadi cambuk bagi bapak ibu untuk semakin giat terlibat dalam berbagai kegiatan di paroki,"harap P.Jefri yang secara ex-officio ketua Dewan Paroiki Stella Maris.
Dalam retret ini semua peserta diminta merenungkan apa motivasinya mau aktif dalam kegiatan gereja serta apa komitmen pribadi untuk memajukan Gereja Katolik.
Peserta juga diminta menuliskan apa harapannya kepada Paroki Stella Maris,baik fisik maupun rohani. Harapan fisik semuanya sepakat agar Paroki Stella Maris memiliki gedung gereja yang representatif. Sedangkan harapan non fisik adalah agar pelayanan terhadap umat dapat lebih maksimal lagi.
Hermanus Abeh,Ketua Harian DPP Stella Maris mengharapkan agar setelah retret ini para pengurus kring, pengurus stasi, pengurus organisasi intern paroki dan pengurus dewan paroki semakin dikuatkan semangat pelayanannya dan lebih aktif lagi dalam kegiatan-kegiatan gereja.
Retret ditutup dengan misa di Gua Maria di komplek rumah retret Sarikan. [Edi V.Petebang, seksi Komsos)
![]() |
| Re-cahrge pengurus DPP Stella Maris (Foto: Hermanus Abeh) |
Tahun ini retret. DPP Stella Maris sangat pas karena bertepatan dengan masa prapaskah,masa umat Katolik mawas diri. Retret. berlangsung tanggal 16-17 Maret 2013 dipandu langsung Pastor Paroki Stella Maris P.Jefri Adriaus Bogia MSC dengan jumlah peserta 48 orang. Wisma Samadi Padre Pio komplek retret Rivortoto, Sarikan Kec.Toho Kabupaten Pontianak dipilih sebagai tempat rekoleksi karena udaranya masih segar, tempatnya sepi, jauh dari kebisingan.
Dalam retret dengan gaya santai tapi bermakna dalam ini diisi dengan permenungan, sharing-sharing pengalaman, baik dalam diskusi kelompok maupun pleno dengan bermacam tema terkait dengan persoalan kehidupan sehari-hari yang dihadapi umat, pengurus kring/stasi dan pengurus dewan paroki.
Masalah yang banyak menjadi sorotan umat yang tidak mau aktif dalam kegiatan gereja,baik di kring maupun di paroki, pernikahan beda agama, umat pindah agama, umat yang tidak mau misa ke gereja, umat yang sekuler. "Masalah-masalah ini nyata dan menjadi tantangan bagi gereja. Saya percaya dengan kekuatan Roh Kudus kita semua dapat menghadapi dan menyelesaikan masalah apapun di gereja kita. Masalah-masalah itu hendaknya justru menjadi cambuk bagi bapak ibu untuk semakin giat terlibat dalam berbagai kegiatan di paroki,"harap P.Jefri yang secara ex-officio ketua Dewan Paroiki Stella Maris.
Dalam retret ini semua peserta diminta merenungkan apa motivasinya mau aktif dalam kegiatan gereja serta apa komitmen pribadi untuk memajukan Gereja Katolik.
Peserta juga diminta menuliskan apa harapannya kepada Paroki Stella Maris,baik fisik maupun rohani. Harapan fisik semuanya sepakat agar Paroki Stella Maris memiliki gedung gereja yang representatif. Sedangkan harapan non fisik adalah agar pelayanan terhadap umat dapat lebih maksimal lagi.
Hermanus Abeh,Ketua Harian DPP Stella Maris mengharapkan agar setelah retret ini para pengurus kring, pengurus stasi, pengurus organisasi intern paroki dan pengurus dewan paroki semakin dikuatkan semangat pelayanannya dan lebih aktif lagi dalam kegiatan-kegiatan gereja.
Retret ditutup dengan misa di Gua Maria di komplek rumah retret Sarikan. [Edi V.Petebang, seksi Komsos)
Jadwal Misa Pekan Suci Paskah 2013 Paroki Stella Maris
Misa Minggu Palma:
- Pk. 07.00 Petugas Kel. Wanita Katolik (Misa
di Halaman Gereja)
- Pk. 18.00 Petugas. Kel. OMK
Kamis Putih Kamis 28-03-2013
- Misa I Pk. 17.00 Petugas: Kring St. Agustinus
- Misa II Pk. 19.30 Petugas: Kring St.
Ignatius
-Dilanjutkan TUGURAN
Jumat Agung 29-03-2013
- Jalan Salib Pk. 08.00 (Drama/Tablo Kisah
Sengsara oleh OMK)
- Kisah Sengsara Pk. 15.00 Petugas:kring st.
Paulus)
Sabtu Suci 30-03-2013
- Misa I Pk. 18.00 Petugas Kring St. Matheus
- Misa II Pk. 21.00 Petugas Kring Gloria
Minggu Paskah
- Misa I Pk. 06.30 Petugas: Kring St.
Yohanes Pemandi
- Misa II Pk. 08.30 Petugas:Kel. Tagas
Paskah ke – 2 : Paskah Anak-anak Senin / 01-04-2013
- Pk. 08.00-selesai (pembagian bingkisan
paskah)
Misa untuk Lansia Selasa Selasa, 02-04-2013
Pkl. 08.00
Dalam rangkaian perayaan Paskah, tanggal 18-20 Maret 2013 diadakan penerimaan sakramen Tobat mulai pukul 17.00-20.00 WIB di Gereja Stella Maris.
Dalam rangkaian perayaan Paskah, tanggal 18-20 Maret 2013 diadakan penerimaan sakramen Tobat mulai pukul 17.00-20.00 WIB di Gereja Stella Maris.
Kamis, 14 Maret 2013
20 Fakta Seputar Paus Fransiskus
Banyak hal
yang belum diketahui soal Paus Fransiskus dari Argentina. Berikut 20 fakta unik
paus pertama dari Amerika Latin ini.
1. Jorge Mario Bergoglio, lahir 17 Desember 1936 di Buenos Aires. Ayahnya adalah seorang pekerja kereta api berdarah Italia.
2. Ayahnya, Mario Jorge, beremigrasi ke Argentina dari kawasan Piedmont, Italia.
3. Paus Fransiskus sangat lancar berbahasa Italia, Jerman, dan Spanyol. Dia juga bisa berbicara dalam bahasa Inggris, Perancis dan Portugis.
4. Paus Fransiskus kehilangan salah satu paru-parunya akibat infeksi di masa remajanya.
5. Beliau adalah penggemar tarian tango. "Saya suka tango dan saya suka berdansa saat masih muda," katanya kepada Francesca Ambrogetti dan Sergio Rubin, penulis biografinya, El Jesuita.
6. Paus Fransiskus ternyata pernah memiliki kekasih di masa remajanya. "Dia adalah salah satu kelompok gadis yang kerap berdansa dengan saya. Namun, kemudian saya menemukan panggilan religus saya," kata Fransiskus dalam biografinya.
7. Dia bahkan pernah menjadi penjaga keamanan di Buenos Aires untuk menambah uang sakunya sebagai pelajar.
8. Paus Fransiskus adalah penggemar klub sepak bola San Lorenzo yang berlaga di Liga Argentina. Klub ini adalah klub Argentina pertama yang memenangkan dua gelar dalam satu musim pada 1972.
9. Lukisan favoritnya adalah The White Crucifixion karya Marc Chagall pada 1938. Lukisan itu menampilkan Yesus yang tengah disalib mengenakan selendang doa yang menunjukkan Dia adalah seorang Yahudi. Lukisan ini awalnya juga menampilkan seorang prajurit dengan lambang swastika Nazi di lengannya tengah membakar sebuah sinagoga.
10. Film favorit Paus adalah "Babette's Feast" (1987), sebuah drama produksi Denmark, arahan Gabriel Axel.
11. Dia belajar filsafat di Universitas Katolik Buenos Aires dan meraih gelar master bidang Kimia dari Universitas Buenos Aires.
12. Dia pernah mengajar sastra, psikologi, filsafat, dan teologi sebelum menjadi Uskup Agung Buenos Aires.
13. Dia menjabat Uskup Agung Buenos Aires sejak 1998-2013. Semasa menjabat Kardinal Bergoglio dikenal selalu mencoba memberikan contoh baik untuk orang lain. Dia tidak mau mengenakan jubah mewah seorang uskup dan lebih memilih jubah sederhana seorang pastor biasa.
14. Dia ikut menulis buku "Sobre el Cielo y la Tierra" (Di Surga dan Bumi).
15. Dia selalu menggunakan transportasi umum seperti bus. Dia sangat jarang menggunakan taksi atau mobil pribadi saat bepergian. Dia juga tinggal di sebuah flat kecil bersama seorang pastor tua dan memasak makanannya sendiri. Padahal, dia bisa tinggal di salah satu apartemen Keuskupan Buenos Aires dan memiliki seorang juru masak.
16. Dia ditunjuk menjadi Kardinal Argentina pada 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II.
17. Dalam konklaf 2005, dia menjadi runner up di bawah Paus Benediktus XVI. Fransiskus diduga menjadi korban "kampanye hitam", anggota ordo Jesuit lain yang lebih liberal, yang mengatakan Fransiskus tidak pernah tersenyum.
18. Paus Fransiskus berangkat ke Roma untuk mengikuti konklaf menumpang pesawat kelas ekonomi.
19. Paus Fransiskus adalah paus non-Eropa pertama sejak Gregorius III yang terpilih pada 731.
20. Bergoglio memilih nama Fransiskus, bukan Fransiskus I. "Beliau akan menjadi Fransiskus I jika sudah ada Fransiskus II," kata juru bicara Vatikan, Federico Lombardi. Paus Yohanes Paulus I, menyematkan sendiri angka "I" di belakang namanya.
1. Jorge Mario Bergoglio, lahir 17 Desember 1936 di Buenos Aires. Ayahnya adalah seorang pekerja kereta api berdarah Italia.
2. Ayahnya, Mario Jorge, beremigrasi ke Argentina dari kawasan Piedmont, Italia.
3. Paus Fransiskus sangat lancar berbahasa Italia, Jerman, dan Spanyol. Dia juga bisa berbicara dalam bahasa Inggris, Perancis dan Portugis.
4. Paus Fransiskus kehilangan salah satu paru-parunya akibat infeksi di masa remajanya.
5. Beliau adalah penggemar tarian tango. "Saya suka tango dan saya suka berdansa saat masih muda," katanya kepada Francesca Ambrogetti dan Sergio Rubin, penulis biografinya, El Jesuita.
6. Paus Fransiskus ternyata pernah memiliki kekasih di masa remajanya. "Dia adalah salah satu kelompok gadis yang kerap berdansa dengan saya. Namun, kemudian saya menemukan panggilan religus saya," kata Fransiskus dalam biografinya.
7. Dia bahkan pernah menjadi penjaga keamanan di Buenos Aires untuk menambah uang sakunya sebagai pelajar.
8. Paus Fransiskus adalah penggemar klub sepak bola San Lorenzo yang berlaga di Liga Argentina. Klub ini adalah klub Argentina pertama yang memenangkan dua gelar dalam satu musim pada 1972.
9. Lukisan favoritnya adalah The White Crucifixion karya Marc Chagall pada 1938. Lukisan itu menampilkan Yesus yang tengah disalib mengenakan selendang doa yang menunjukkan Dia adalah seorang Yahudi. Lukisan ini awalnya juga menampilkan seorang prajurit dengan lambang swastika Nazi di lengannya tengah membakar sebuah sinagoga.
10. Film favorit Paus adalah "Babette's Feast" (1987), sebuah drama produksi Denmark, arahan Gabriel Axel.
11. Dia belajar filsafat di Universitas Katolik Buenos Aires dan meraih gelar master bidang Kimia dari Universitas Buenos Aires.
12. Dia pernah mengajar sastra, psikologi, filsafat, dan teologi sebelum menjadi Uskup Agung Buenos Aires.
13. Dia menjabat Uskup Agung Buenos Aires sejak 1998-2013. Semasa menjabat Kardinal Bergoglio dikenal selalu mencoba memberikan contoh baik untuk orang lain. Dia tidak mau mengenakan jubah mewah seorang uskup dan lebih memilih jubah sederhana seorang pastor biasa.
14. Dia ikut menulis buku "Sobre el Cielo y la Tierra" (Di Surga dan Bumi).
15. Dia selalu menggunakan transportasi umum seperti bus. Dia sangat jarang menggunakan taksi atau mobil pribadi saat bepergian. Dia juga tinggal di sebuah flat kecil bersama seorang pastor tua dan memasak makanannya sendiri. Padahal, dia bisa tinggal di salah satu apartemen Keuskupan Buenos Aires dan memiliki seorang juru masak.
16. Dia ditunjuk menjadi Kardinal Argentina pada 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II.
17. Dalam konklaf 2005, dia menjadi runner up di bawah Paus Benediktus XVI. Fransiskus diduga menjadi korban "kampanye hitam", anggota ordo Jesuit lain yang lebih liberal, yang mengatakan Fransiskus tidak pernah tersenyum.
18. Paus Fransiskus berangkat ke Roma untuk mengikuti konklaf menumpang pesawat kelas ekonomi.
19. Paus Fransiskus adalah paus non-Eropa pertama sejak Gregorius III yang terpilih pada 731.
20. Bergoglio memilih nama Fransiskus, bukan Fransiskus I. "Beliau akan menjadi Fransiskus I jika sudah ada Fransiskus II," kata juru bicara Vatikan, Federico Lombardi. Paus Yohanes Paulus I, menyematkan sendiri angka "I" di belakang namanya.
Sumber:
kompas.com
Minggu, 03 Maret 2013
Mohon Dukungan Penerbitan PAO Paskah 2013
Paroki Stella Maris akan menerbitkan PAO edisi Khusus Paskah 2013. Isinya adalah pesan Paskah Pastor Paroki, info paroki, seluruh bacaan, doa pembukaan, doa persembahan, doa penutup, daftar petugas liturgi, dan informasi Gereja lainnya.
PAO edisi keempat ini akan dicetak 1.500 eksemplar. Untuk mengganti biaya cetak, selain kontribusi umat, Tim Penerbitan PAO dari Seksi Komun ikasi Sosial DPP Stella Maris memberi kesempatan kepada Bapak/Ibu/Para Donatur untuk menyampaikan salam/ ucapan Selamat Paskah di PAO tersebut.
Adapun tarifnya sebagai berikut.
- Sampul depan-dalam Rp.800.000
- Sampul belakang-dalam Rp.600.000
- Sampul belakang-luar Rp.1.000.000
- Halaman dalam berwarna Rp.600.000-,
- Isi (hitam putih) 1 hlm Rp. 400.000; ½ halm Rp.200.000; ¼ halm Rp.100.000-,
- Iklan Baris: min.10 baris Rp.50.000
- Sampul depan-dalam Rp.800.000
- Sampul belakang-dalam Rp.600.000
- Sampul belakang-luar Rp.1.000.000
- Halaman dalam berwarna Rp.600.000-,
- Isi (hitam putih) 1 hlm Rp. 400.000; ½ halm Rp.200.000; ¼ halm Rp.100.000-,
- Iklan Baris: min.10 baris Rp.50.000
Penerbitan PAO edisi khusus ini juga sebagai salah satu upaya DPP Stella Maris mengumpulkan dana untuk membiayai kegiatan Paroki, seperti katekese, pewartaan, liturgi, pembinaan iman anak/ remaja, dan sebagainya. DPP Stella Maris mohon dukungan dan kontribusi umat agar penerbitan buletin PAO ini bisa terwujud.
Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Tim Penerbitan; yakni Sdri. Cici di Sekretariat Paroki (0561-883216/ email: parokisiantan@yahoo.com); Andika Pasti (081352067468); Edi v.Petebang (081345339946/email: epetebang@yahoo.com). Materi iklan diterima Tim PAO paling lambat tanggal 10 Maret 2013. Pembayaran bisa dilakukan setelah terbit melalui petugas yang ditunjuk atau langsung ke Bendahara Paroki Stella Maris (Ibu Nelly) di CU Stella Maris
Mari kita persiapan hati dan pikiran untuk menyambut Paskah.
Tim PAO Edisi Khusus Natal Mengetahui dan Menyetujui
Ketua Umum DPP/Pastor Paroki Stella Maris
Ttd, ttd,
Edi V.Petebang P. Jeffri A. Bogia, MSC
Kordinator
Rabu, 19 Desember 2012
Berbagai Kasih Natal di Gereja Stella Maris
Beragam cara dilakukan umat untuk
mengekspresikan makna yang sebenarnya dari perayaan Natal di berbagai tempat. Aneka
bentuk kegiatan, perayaan tersebut
merupakan bentuk nyata dari semangat Natal, yakni saling berbagi kasih
diantara sesama; baik sesama umat Katolik maupun dengan umat lainnya.
| 37 stand meramaikan bazar Natal 2012 |
Di Paroki Stella Maris,Siantan-Pontianak sudah
menjadi tradisi dan trademark (label)
paroki, setiap tahun pada masa Adven diadakan bazaar Natal. Setiap kali
pelaksanaan bazaar selalu ramai diikuti peserta dan ribuan pengunjung datang ke
bazaar tersebut.Tahun ini bazaar dilaksanakan tanggal 7-9 Desember 2012
bertempat di halaman gereja dan aula paroki. Ada 37 stand yang membuka gerai
pameran dalam bazaar Natal kali ini. Yang terdiri dari aneka jenis
produk,seperti makanan, minuman, permainan anak-anak, asesoris, pernak-pernik
Natal, kartu seluler, sepeda motor, mobil, lembaga pendidikan formal-non formal
dan perguruan tinggi. “Bazar ini terbuka
untuk umum. Karena itu memang kita tidak membatasi pengunjungnya.Siapa saja
silakan dating dan melihat pameran, berbelanja, menikmati kuliner dan hiburan
yang kami sediakan,”jelas RF. Winarno,Ketua Panitia Natal dan Bazar 2012.
| Stand SMP-SMA Asisi yang menjual pakaian layak pakai |
Semua stand ramai dikunjungi warga, tidak hanya umat
Paroki Stella Maris tetapi warga dari beragam suku bangsa, agama yang ada di
kawasan Siantan. Apalagi letak gereja Stella Maris yang di dekat pasar sehingga
memudahkan akses warga untuk datang. Salah satu stand yang menarik perhatian
banyak pengunjung adalah stand Persekolahan SMP-SMA SantoFransiskus Asisi,
satu-satunya stand lembaga pendidikan formal setingkat SMP-SMA. Stand ini
menyita perhatian pengunjung karena mereka tidak memamerkan sekolahnya tetapi
justru mempraktekkan wujud nyata dari semangat Natal yakni saling berbagai
kasih. Stand yang dikordinir OSIS SMP-SMA ini menjual pakaian layak pakai
dengan harga yang sangat terjangkau. “Kami ingin mengajarkan kepada siswa
melalui penjualan pakaian layak pakai ini bagaimana berbagi kasih dengan
sesama,” jelas Hermanus Abeh, Pembina OSIS SMA Asisi.
Menurut P.Jefri Adrianus Bogia MSC, Pastor Paroki
Stella Maris, bazaar Natal merupakan program Dewan Paroki. “Kami ingin
memberikan kesempatan kepada umat agar
bisa mendapatkan sebagian barang kebutuhan Natal yang terjangkau. Selain
bazaar, juga setiap taun diadakan pembagian bingkisan sembako untuk keluarga
yang tidak mampu,”jelas Pastor Jefri.
Menurut Pastor Jefri, bazar Natal juga menjadi media
bagi Paroki Stella Maris untuk berinteraksi dengan warga di sekitar paroki
Stella Maris yang memang sangat heterogen dari segi suku dan agama. *
Edi V.Petebang, Seksi Komsos DPP Stella Maris.
Raker dan Rekoleksi DPP Stella Maris
| P.Sutadi (berjubah putih) bersama pengurus DPP Stella Maris |
Pada hari kedua dilaksanakan Rekoleksi yang dipandu Pastor Lorensius Sutadi,Pr. Rekoleksi tersebut dimaksudkan untuk mempertegas dan memperkuat panggilan sebagai pengurus Dewan Paroki. Rekoleksi juga dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang berbagai hal terkait tugas dan panggilan sebagai pengurus Dewan Paroki dan banyak hal tentang Gereja Katolik.
Edi V.Petebang, Seksi Komsos
Langganan:
Postingan (Atom)


